Akan runtuh. Gunakan sentuhan lembut.Memberi dengan kasih sayang meluluhkan perlawanan.
Hiasi hatinya dengan cinta. Merubahnya menjadi baik dilakukan tanpa usaha.
Dalam diam, biarkan dia belajar.
Dalam hening, biarkan dia berubah
Tantangan hidup sudah menanti. Tidak membiarkan semua berlalu begitu saja. Indahnya pagi membuat saya bersemangat. Membaca email. Posting dimilis. Menebarkan kebahagiaan seolah tiada henti.
Dia itu orang yang murah senyum. Mudah tertawa. Tegur sapa tiada henti. Mencintai keluarganya dan keluarganya mencintainya. Semua yang dibincangkannya selalu mengenai kesehatan, kebahagiaan, keindahan hidup dan kesuksesan. Banyak hal-hal yang indah dikatakannya. Berpikirnya sebagaimana berpikirnya orang terbaik. Berharapnya sebagaimana berharapnya orang terbaik. Bertindaknya sebagaimana bertindaknya orang terbaik. Semua yang dilakukannya selalu membawa manfaat bagi orang dirinya dan orang lain.
Sungguh menarik. Bukan karena ustadz atau kyai yang ngomong, tapi seorang artis bernama Reza Artamevira yang saya baca disalah satu koran harian ibukota.
Pada postingan yang lalu sudahkah tahajjud. Sungguh banyak teman-teman yang antusias menanggapinya. Diantaranya ide tahajjud call. Seperti ini idenya,