Tampilkan postingan dengan label Persahabatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persahabatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Juli 2012

::: Sebuah Cerita Tentang Persahabatan :::

Untuk semua sahabat,
cerita dari Sahabat tentang persahabatan.
Berharap dapat memberi inspirasi yang positip.

............ ......... ......... .........
Operator Telephone

Waktu saya masih amat kecil, ayah sudah memiliki telephone di rumah kami.
Inilah telephone masa awal, warnanya hitam, di tempelkan di dinding, dan
kalau mau menghubungi operator, kita harus memutar sebuah putaran dan  minta
disambungkan dengan nomor telephone lain.
Sang operator akan menghubungkan secara manual.

Dalam waktu singkat, saya menemukan bahwa , kalau putaran diputar , sebuah
suara yang ramah, manis, akan berkata :
"Operator "
Dan si operator ini serba tahu.


Ia tahu semua nomor telephone orang lain. Ia tahu nomor telephone
restaurant, rumah sakit, bahkan nomor telephone toko kue di ujung kota.

Pengalaman pertama dengan sang operator terjadi waktu tidak ada seorangpun
di rumah dan  jempol kiri saya terjepit pintu.
Saya berputar-putar kesakitan dan  memasukkan jempol ini ke dalam mulut
tatakala saya ingat ...operator! !!
Segera saya putar bidai pemutar dan  menanti suaranya.
" Di sini operator..."
" Jempol saya kejepit pintu..." kata saya sambil menangis. Kini emotion bisa
meluap, karena ada yang mendengarkan.
" Apakah ibumu ada di rumah?" tanyanya.
" Tidak ada orang"
" Apakah jempolmu berdarah?"
" Tidak, cuma warnanya merah, dan sakiiit sekali"
" Bisakah kamu membuka lemari es?" tanyanya.
" Bisa, naik di bangku"
" Ambillah sepotong ice dan  tempelkan pada jempolmu.... "

Sejak saat itu saya selalu menelephone operator kalau perlu sesuatu.

Waktu tidak bisa menjawab pertanyaan ilmu bumi, apa nama ibu kota sebuah
negara. Tanya tentang mathematics.
Ia juga menjelaskan bahwa tupai yang saya tangkap untuk dijadikan binatang
peliharaan , makannya kacang atau buah.

Suatu hari, burung peliharaan saya mati. Saya telpon sang operator dan
melaporkan berita duka cita ini.

Ia mendengarkan semua keluhan, kemudian mengutarakan kata kata hiburan yang
biasa diutarakan orang dewasa untuk anak kecil yang sedang sedih. Tapi rasa
belasungkawa saya terlalu besar.
Saya tanya: "Kenapa burung yang pintar menyanyi dan menimbulkan sukacita
sekarang tergeletak tidak bergerak di kandangnya?"

Ia berkata pelan: "Karena ia sekarang menyanyi di dunia lain...."
Kata-kata ini - ngga tau bagaimana - menenangkan saya.

Lain kali saya telephone dia lagi.
"Di sini operator"
"Bagaimana mengeja kata kukuruyuk?"

Kejadian ini berlangsung sampai saya berusia 9 tahun.
Kami sekeluarga kemudian pindah kota lain.
Saya sangat kehilangan "Di sini operator"

Saya tumbuh jadi remaja, kemudian anak muda, dan kenangan masa kecil selalu
saya nikmati. Betapa sabarnya wanita ini. Betapa penuh pengertian dan mau
meladeni anak kecil.

Beberapa tahun kemudian, saat jadi mahasiswa, saya study trip ke kota asal.
Segera sesudah saya tiba, saya menelpon kantor telephone dan minta bagian
"operator"
"Di sini operator" Suara yang sama.
Ramah tamah yang sama.
Saya tanya: "Bisa ngga eja kata kukuruyuk"
Hening sebentar. Kemudian ada pertanyaan: "Jempolmu yang kejepit pintu sudah
sembuh kan?"
Saya tertawa. "Itu Anda... Wah waktu berlalu begitu cepat ya."
Saya terangkan juga betapa saya berterima kasih untuk semua pembicaraan
waktu masih kecil. Saya selalu menikmatinya.
Ia berkata serious: "Saya yang menikmati pembicaraan dengan mu. Saya selalu
menunggu nunggu kau menelpon"

Saya ceritakan bahwa , ia menempati tempat khusus di hati saya.
Saya bertanya apa lain kali boleh menelponnya lagi.
"Tentu, nama saya Saly"

Tiga bulan kemudian saya balik ke kota asal. Telephone operator.
Suara yang sangat beda dan asing.
Saya minta bicara dengan operator yang namanya Saly.
Suara itu bertanya "Apa Anda temannya?"
"Ya teman sangat lama."
"Maaf untuk kabarkan hal ini, Saly beberapa tahun terakhir bekerja paruh
waktu karena sakit sakitan, dan dia meninggal lima minggu yang lalu...."

Sebelum saya meletakkan telephone, tiba tiba suara itu bertanya:
"Maaf, apakah Anda bernama Paul?"
"Ya"
"Saly meninggalkan sebuah pesan buat Anda. Dia menulisnya di atas sepotong
kertas, sebentar ya...."
Ia kemudian membacakan pesan Saly:
"Bilang pada Paul, bahwa IA SEKARANG MENYANYI DI DUNIA LAIN... Paul akan
mengerti kata kata ini...."

Saya meletakkan gagang telephone.
Saya tahu apa yang Saly maksudkan.
"Selamat bernyanyi di dunia lain, Sally, sahabatku, operator telephone
yang bagiku tidak ada duanya di dunia ini", ucap saya dalam hati.

(Kisah Inspiratif)

Minggu, 04 Maret 2012

♥●•٠·˙ BacaLah Jika Kamu SahabatKu ˙·٠•●

Sahabatku...☺*•♫.•♥.•*¨:*•
♫.•♥.• . . . . . . .
Ada saatnya bekerja...dan ada saatnya berlibur... Ketika bekerja....bekerjalah dengan baik Karena Allah Maha Tahu atas setiap jerih payah yang kita kerjakan Ketika berlibur...beristirahatlah dengan baik Karena badan kita bukanlah mesin yang apare part-nya diperjualbelikan Dan kalau kita sakit.... Maka seluruh yang kita miliki atas jerih payah tadi... Tidak lagi bisa kita nikmati...

Sahabatku...☺*•♫.•♥.•*¨:*•
♫.•♥.• . . . . . . .
Begitupun dengan rasa sedih dan gembira Sering datang silih berganti pada kita Itu manusiawi... fakta...dan realita Semua orang mengalami fase - fase yang fluktuatif
dalam hidupnya Hanya saja ada yang bisa menutupinya. .. Ada juga yang tidak bisa...bahkan ada yang cenderung demonstratif

Sahabatku...☺*•♫.•♥.•*¨:*•
♫.•♥.• . . . . . . .
Jika suatu waktu kau merasa sedih... Jangan sedih berkepanjangan dengan tangisan dan himpitan perasaan Dada-mu kan terlalu sesak kau rasakan Tapi sebaiknya... kalau boleh aku menyarankan. .. Ambillah sapu tangan kesabaranmu. .. Tabahlah dalam menghadapi ujian hidupmu... Dan semua pasti kan berlalu....

Sahabatku...☺*•♫.•♥.•*¨:*•
♫.•♥.• . . . . . . .
Jika suatu waktu kau merasa ingin marah Tenangkanlah hatimu dan jangan ambil keputusan apapun Karena percayalah.. . Tidak ada keputusan yang baik yang diambil di saat kau marah Kemarahan dan kebencian sering menjerumuskan kita ke jurang penyesalan Dan jangan sampai... Amarah kita akan melukai hati orang lain... Jagalah perasaaan dan hati orang - orang di sekitar kita Niscaya yang lainpun akan menjaga perasan dan hati kita Coba kita renungkan... Berapa banyak orang yang hatinya pernah terluka karena amarah kita ? Apa mereka sudah memaafkan kita...??? Akankah dosa itu terus kita bawa ke alam sana...???

Sahabatku... .☺*•♫.•♥.•*¨:*•♫.•♥.• . . . . . . .
Jika suatu saat kita dimarahi.... Janganlah bermuram durja dan berputus asa Karena boleh jadi semua sebagai batu loncatan menuju kebesaran jiwa Terimalah dengan hati yang lapang dan terbuka Renungkanlah kesalahan kita Niscaya kan kita temukan hikmah dibalik peristiwanya

Sahabatku...☺*•♫.•♥.•*¨:*•
♫.•♥.• . . . . . . .
Jika suatu saat kau merasa jenuh dengan berbagai beban kerja Maka beristirahatlah sejenak.... Cucilah muka dengan air kesabaran dan kesungguhan Kita bukanlah boneka zaman yang diperbudak oleh target dan jabatan Karena semua itu suatu waktu pasti kan kita tinggalkan Semua hanya sementara... . Dekatkanlah diri kita pada Tuhan... Sesungguhnya kepada-Nya lah tempat kita kembali dan memohon kelapangan

Sahabatku...☺*•♫.•♥.•*¨:*•
♫.•♥.• . . . . . . .
Jika suatu waktu kau merindukan seseorang... Maka segera telpon lah... dan jangan kau tunda - tundakan Sebab boleh jadi esok hari kesempatan itu takkan datang Kau termanggu di depan nisan penyesalan Lihatlah sudut mata kerinduannya Tataplah senyum manis keikhlasannya Itulah kado terindah yang bisa ia berikan untukmu Jangan pernah anggap ini zaman edan Seolah semua egois dan tidak memiliki kepedulian Sebab boleh jadi kitalah yang miskin rasa kasih sayang Sudahkan kita memeluk kasih orang tua kita ? Sudahkah kita menyapa orang - orang yang kita sayangi di sekitar kita ? Sudahkah kita bertanya tentang kabar berita sahabat kita ? Kalau itu saja...,tidak kita lakukan.... Bagaimana orang di sekitar kita akan menyayangi kita ?

Sahabatku...☺*•♫.•♥.•*¨:*•
♫.•♥.• . . . . . . .
Jika suatu saat kau merasakan jatuh cinta... Berpeluh kerinduan dalam perjalanan hati yang terdalam Itulah kenyataan... bahwa kita mahluk yang memiliki perasaan Cinta yang dismbolkan dengan pertemuan Adam dan Hawa Tidaklah hanya terlahir di sebuah negeri dongeng Ia tidak mengenal berbagai perbedaan strata Ia hanya memiliki satu kamus bahasa Yang bisa dimengerti oleh orang - orang yang memiliki asa

Sahabatku...☺*•♫.•♥.•*¨:*•
♫.•♥.• . . . . . . .
Jika suatu saat takdir memisahkan kita Mungkin itu hanya sekedar perpisahan lahir semata Karena percayalah.. ..bahwa jiwa dan do'a kan selalu mengingatkan kita Mungkin aku hanya bisa mewariskan berlembar - lembar tulisan Tapi mudah - mudahan tulisan - tulisan itu memberi kenyamanan Untuk mengingat arti dan hakikat kehidupan serta kematian Kita berasal dari tanah atas izin Tuhan Dan kita akan kembali ke dalam tanah atas izin Tuhan jua Ada saatnya kita berjumpa...dan ada saatnya kita berpisah

Sahabatku... .☺*•♫.•♥.•*¨:*•♫.•♥.• . . . . . . .
Mesti mata tidak bisa melihatmu karena jarak dan waktu Tapi percayalah.. .. Di hati yang terdalam ini.... Tergores nama indahmu sebagai sahabat baikku ...yang pernah mengisi lembar sejarah dalam perjalanan waktuku Do'aku untukmu.... Tumbuh dan berkembang seiring mekarnya melati di taman hatiku Tersenyumlah. ..bergembiralah. ... Aku sangat bahagia diberi kesempatan untuk mengenalmu Inilah anugerah terindah yang diberikan Allah Yang Maha Indah pada hamba-Nya. Semoga kita menjadi hamba- hamba yang senantiasa ada dalam ridlo-Nya. Amin

I LOVE U KARENA ALLAH SAHABAT FILLAH KU
(Binsar Al Fawaid)



Sabtu, 08 Oktober 2011

::: Jangan Lupakan Sahabat Wanitamu :::

Pada suatu hari, seorang wanita muda yang baru saja menikah mengunjungi ibunya, Mereka duduk di sebuah sofa dan menikmati segelas air teh dingin.Ketika mereka sedang berbincang-bincang mengenai kehidupan,pernikaha n,tanggung jawab dalam hidup serta kewajiban, sang ibu dengan perlahan menaruh sebongkah es batu ke dalam gelasnya dan menatap wajah anak perempuannya .
“Jangan lupakan sahabat-sahabat wanitamu.” nasihatnya, sambil mengaduk-ngaduk daun teh di bawah gelasnya.
“Mereka akan menjadi orang yang penting bagimu ketika usiamu makin tua.Tidak peduli seberapa dalam kau mencintai suamimu, seberapa banyak anak-anak yang kau miliki, kau masih tetap harus memiliki sahabat wanita. Ingatlah untuk berjalan-jalan bersama mereka, melakukan hal bersama- sama dengan mereka. Dan ingat bahwa mereka bukan hanya sekedar sahabat wanitamu, tetapi mereka akan menjadi saudara, anak dan yang lainnya. Kau akan membutuhkan sosok wanita yang lain.
Wanita selalu begitu.”

“Sungguh nasihat yang aneh,” pikir si wanita
muda. “Bukankah aku baru saja menikah?
Bukankah aku baru saja bergabung dalam dunia pasangan-pasangan muda? Sekarang saya adalah seorang istri, orang dewasa,bukan anak perempuan kecil yang memerlukan teman main perempuan lainnya!
Tentu saja keluarga yang akan kami bina dapat membuat hidup saya lebih berarti.”
Tetapi, ia mendengarkan nasihat ibunya; ia terus berhubungan dengan sahabat-sahabat wanitanya dan bertemu dengan semakin banyak sahabat setiap tahun. Ketika tahun demi tahun berlalu, ia mulai merasakan betapa benar nasihat yang diberikan ibunya. Ketika waktu dan keadaan mengubah keberadaan mereka sebagai wanita dengan segala misterinya, sahabat-sahabat wanitanya tetap berada dalam kehidupannya.
Setelah hidup selama 50 tahun dalam dunia ini, inilah fakta-fakta yang saya dapatkan dari
memiliki sahabat wanita:

Sahabat wanita akan menjaga rahasiamu.
Sahabat wanita akan memberikan nasihat ketika kau membutuhkannya.
Sahabat wanita tidak selalu mengatakan apa yang kau lakukan benar, tetapi mereka bersikap jujur.
Sahabat wanita akan terus mengasihimu, meskipun ada perbedaan pendapat.
Sahabat wanita akan tertawa bersama-sama denganmu, dan lelucon kosong sama sekali tidak diperlukan hanya untuk sebuah tawa.
Sahabat wanita akan menolongmu keluar dari hubungan-hubungan yang buruk.
Sahabat wanita menolongmu mencarikan rumah tinggal yang baru, membantu mengepak barang dan pindah.
Sahabat wanita akan membantu membuat sebuah pesta untuk anak-anakmu mereka menikah
atau memiliki anak, manapun yang lebih dulu terjadi.
Sahabat wanita akan selalu berada di sampingmu, dalam suka maupun duka.
Sahabat wanita akan menempuh badai, topan, panas, dan kegelapan untuk mengeluarkan kau
dari keputusasaan.
Sahabat wanita akan mendengarkan ketika kau kehilangan pekerjaan atau seorang kawan.
Sahabat wanita akan mendengarkan ketika anak-
anakmu mengecewekanmu.
Sahabat wanita akan menangis bersamamu ketika orang yang dikasihimu meninggal.
Sahabat wanita menghiburmu ketika kau dikecewakan oleh banyak dalam kehidupanmu.
Sahabat wanita membantumu untuk bangkit kembali ketika pria kau cintai pergi
meninggalkanmu.
Sahabat wanita senang ketika mereka melihatmu bahagia, dan bersedia mencari dan melemparkan apa yang tidak membuatmu bahagia.
Waktu berlalu…Kehidupan berjalan..
Jarak memisahkan.. .Anak-anak beranjak dewasa..
Cinta hilang dan pergi..Hati yang hancur..
Karir berakhir..Pekerjaan berganti..
Orang tua meninggal..Rekan- rekan melupakan kebaikan..
TETAPI, sahabat-sahabat wanita akan terus mendampinginmu, meskipun waktu dan jarak
yang terpaut sangat jauh. sahabat wanita tidak akan lebih jauh dari orang-orang yang membutuhkan.
TERIMA KASIH SAHABAT….. ……
Anonymous

Selasa, 21 Juni 2011

::: Teman Akhir Zaman :::

Teman di akhir zaman ini 
 Payah untuk kita ketemui
 Yang benar-benar sibuk
 Dengan urusan baiki diri nya
 Yang ada kini hanya sibuk
 Dengan urusan mengumpul dunia
 Walau di ketahui dunia ini hanya menipu daya
 
Teman di akhir zaman ini
 Payah untuk kita ketemui 
 Yang bergelimang dengan majlis ilmu bermanfaat
 Yang sanggup bersusah dan penat
 Dalam mengejar dan memahami ilmu yang            bermanfaat 
 Yang ada kini hanya lah berbangga dengan ijazah yang dipunya 
 Tapi ilmu fardhu Ainnya kosong belaka

 Teman di akhir zaman ini
 Payah untuk kita ketemui 

 Ahli professional yang bertaqwa 
 Yang benar-benar meletakan Islam di jiwa
 Mengunakan professionnya sebagai matlamat ke akhirat sana
 Yang ada hanya ahli professional yang lalai dan terlena
 Yang hidupnya lebih barat dari orang barat
 Beramal Ibadah terasa amat berat


 Teman di akhir zaman ini
 Payah untuk kita ketemui
 Yang bersilaturrahim kerana tiada kepentingan
 Yang berhubung hanya niat bertanya khabar
 Yang ada hanya berkroni untuk mendapat projek tersedia
 Bersahabat untuk mendapat laba


 Teman di akhir zaman ini
 Payah untuk kita temui
 Yang suka berbincang mengenai dosa-dosa sendiri
 Yang menghidupkan ilmu yang ada
 Yang mensyiarkan Islam pada diri mereka
 Yang ada hanyalah berbincang dosa-dosa orang lain
 Yang menghidupkan sunnah barat
 Yang melupakan kehidupan akhirat


 Teman di akhir zaman in
 Susah untuk kita temui
 Yang menjadikan masjid tempat pertemuan
 Yang menjadikan program usrah tempat berkenalan
 Yang ada hanya komplek untuk tempat membuang umur
 Yang menjadikan disko dan pesta sebagai tempat berhibur


 Teman di akhir zaman ini
 Susah untuk kita temui
 Yang menjadikan sunnah Nabi sebagai hiburan
 Menjadikan nasyid nyayian harian
 Menjadikan selawat ucapan kelaziman
 Yang ada hanya artis sebagai bahan pujaan
 Nyanyian melalaikan di jadikan hiburan
 Dianggap moden dan berketrampilan


 Teman di akhir zaman ini
 Susah untuk kita temui
 Yang senantisa merasai mati itu sangat hampir
 Yang senantiasa merasai kerlingan Izrail
 Menangis cemas mengenangkan saat kematian
 Merintih sayu mengenangkan persediaan
 Yang ada hanya panjang berangan-angan
 Mengumpul dunia kerja seharian
 Seolah kematian itu sangat jauh
 Seperti alam barzakh itu tak kan pernah di tempuh


 Duhai teman..
 Ingatlah..
 Hidup di dunia hanya satu persinggahan..
 Akhirat itu kekal abadi..

 By : Bapak Sugianto Parjan

Selasa, 15 Maret 2011

:: PERSAHABATAN KERANG DAN MUTIARA ::

Malam ini angin berhembus lembut, permukaan laut tenang, ada sedikit cahaya rembulan menerobos masuk ke dasar laut mana seekor kerang sedang duduk menikmati suasana temaram dan tenang. Gelombang lembut di dasar laut sana membawa pasir-pasir menari mengikuti arus bermain. Sebutir pasir masuk ke dalam tubuh kerang, membuat sang kerang kaget.

“Heiii, siapakah kau gerangan”, sang kerang bertanya.

“Aku adalah pasir, gelombang lautlah yang membawa aku ketempatmu”.
“Siapakah kau?” tanya sang pasir.
“Aku kerang, penghuni dasar lautan ini”

Demikianlah perkenalan sang kerang dengan butir pasir tersebut. Perkenalan tersebut pada awalnya hampa rasanya, mungkin hanya ibarat sebutir pasir besarnya. Sampai suatu saat, sang dewi rembulan melihat persahabatan yang hampa tersebut.

Sang dewi berkata, wahai kerang tidakkah kau dapat lebih mencurahkan rasa persahabatan mu pada butir pasir lembut tersebut, dia begitu kecil dan lembut

. Mulai sekarang biar aku mengajarkan bagaimana rasa persahabatan itu agar hidupmu lebih berarti.

Dengan lembut sang dewi mengajarkan, tidak sia-sia apa yang diajakan sang dewi rembulan, persahabatan antara sang kerang dengan butir pasir lembut tersebut berbuah hasil. Ada canda, ada tawa, mereka berbagi masalah.

Persahabatan itu telah merubah butir pasir lembut tersebut menjadi sebutir mutiara muda yang berwarna putih. Warna putih tersebut merupakan warisan sang dewi rembulan kepada mereka. Disuatu siang yang terik, pada saat mereka sedang berbagi rasa di dasar laut yang berselimut pasir putih.

Tiba-tiba mereka mendengar seruan? “hai sahabat, apa yang sedang kalian lakukan?”

Sang kerang menjawab "Siapa kah engkau gerangan? "

“Wahai kerang tidakkah engkau mengenali aku ? aku Surya, dewa penguasa matahari yang menyinari seluruh bumi di siang hari”.

“Aku melihat persahabatanmu dan mutiara muda itu tulus sekali”.

Sang kerang menjawab, “itu merupakan hasil didikan dewi rembulan yang lembut dan penuh cinta kasih”.

"Kalau begitu, biar aku lengkapi ajaran sang dewi, biar aku ajarkan kepada kalian tentang hangatnya cinta",jawab sang matahari. Seiring terbit dan tenggelamnya mentari, sang raja surya memupuk sang kerang dan mutiara muda dengan perasaan cinta. Jatuh cintalah sang kerang dengan mutiara muda itu. Mutiara muda itu sekarang menjadi sebutir mutiara putih bersih dan berkilau mewarisi sifat sang dewa surya, dan dibalut dengan cinta sang kerang, indah sekali.



Hidup sang kerang dan butir mutiara itu indah sekali, cinta mereka tulus, berbagai duka, suka, mereka lalui bersama. Tidak ada hari-hari seindah hari-hari yang mereka lalui. Suatu hari seekor ikan yang lewat berkata kepada sang butir mutiara "wahai mutiara elok, tahun depan Raja dari kerajaan di sebarang sana akan mengadakan pemilihan mutiara terindah, tidakkah kau tertarik untuk mengikutinya, rupamu elok, aku yakin raja akan memilihmu" kata sang ikan

"Benarkah begitu ?" tanya sang mutiara.

"Aku akan menyampaikan kabar gembira ini pada sang kerang kekasihku", sambung sang mutiara.

Mulai saat itu sang mutiara rajin mempercantik diri, sang kerang juga memberinya semangat dan dorongan. Namun sang kerang tidak menyadari, keinginan besar sang mutiara untuk menang telah merubah sikap sang mutiara.

Sampai suatu hari mutiara tersebut berkata kepada sang kerang "Wahai kekasihku kerang, perlombaan itu hampir tiba saatnya, aku ingin keluar sebagai pemenang, aku ingin mencapai cita-citaku, adalah lebih baik mulai saat ini kau menjadi temanku saja, bukan seorang kekasih. Aku ingin
mencurahkan seluruh perhatianku untuk lomba itu, aku tidak mau terganggu".

Kata-kata tersebut melukai perasaan sang kerang, airmata jatuh?

"Kenapa kau melakukan ini padaku, aku menyayangimu dengan segenap hatiku, tidakkah engkau tahu perasaanku, aku memang tidak mudah mengungkapkan perasaanku, aku kaku laksana kulitku yang keras, tapi mengapa?"

"Kerang yang baik, untuk apa engkau menangis, aku akan tetap menjadi sahabatmu, akutetap akan menjaga hubungan kita" kata sang mutiara

Akhirnya tiba waktu perlombaan tersebut, sang raja langsung jatuh hati kepada butir mutiara tadi.

"Inilah mutiara terindah yang pernah aku jumpai, aku memilihnya" kata sang raja.

Akhirnya mutiara tersebut bersanding menjadi liontin sang raja. Setiap hari sang raja mengaguminya. Sang mutiara telah melupakan sang kerang, sang mutiara asik melayani sang raja.

Tinggallah sang kerang yang kembali duduk di keheningan di dasar laut sana, sepi, hampa hidup sang kerang itu. Setiap hari ia menunggu sang angin menyampaikan kabar dari sang mutiara, satu hari, dua hari, seminggu tidak ada kabar dari sang mutiara.

"Biarlah aku menitip pesanku pada sang angin untuk mutiaraku" pikir sang kerang.

"Wahai angin, sampaikan rasa rinduku pada mutiaraku yang ada di negeri seberang sana" pekik sang kerang. Sang angin menyampaikan pesan tersebut.

Namun apa kata sang mutiara indah "Angin, sampaikan kepada sang kerang, jangan ganggu aku, aku sibuk sekali melayani sang raja, dan sampaikan juga padanya untuk mencari mutiara lain saja".

Kabar ini membuat sang kerang sedih, namun dalam kesedihannya rasa sayang sang kerang terhadap sang mutiara mengalahkan rasa kecewanya,ia tetap berdoa pada Ilahi agar sang mutiara berbahagia.
Nah sahabat dalam kehidupan nyata ini banyak persahabatan yang berakhir dengan sebuah hubungan cinta, jika kedua belah pihak punya komitmen, dan mau menanggung duka dan suka bersama-sama, hubungan itu bisa berakhir dengan sebuah jenjang pernikahan yang suci. Namun bisa juga percintaan itu berakhir dengan sebuah permusuhan yang mengakibatkan kedua belah pihak atau salah satunya terluka, kalaupun cinta itu dapat berakhir lagi dengan sebuah persahabatan, percayalah rasa persahabatan itu akan lain, akan hambar.

Luka dari cinta itu Cuma bisa disembuhkan oleh waktu.

Apakah anda memilih menjadi kerang tersebut atau mutiara indah tersebut? Terserah anda.


by : Deden Wahyudin

Minggu, 20 Februari 2011

PERSAHABATAN DAN CINTA

Adakah persahabatan kita seperti sinar mentari sendu yang selalu hadir setelah hujan, hingga melukis warna-warni pelangi
Indah……………………………..
Jika aku memerlukan nasehatmu kau mendengarkan tanpa memotong pembicaraanku, lalu kau memberi solusi walau hanya satu jeda.
Sudah semestinya jika kau memerlukan nasehatku, aku akan mendengarkan tanpa memotong gerak lidahmu, lalu aku memberi solusi yang aku mampu, walau hanya sepenggal makna.
Indah……………………………..

Adakah persahabatan kita membuat tempat yang nyaman untuk bersembunyi, hingga menyelimuti disaat gundah menggigil.
Indah……………………………..
Jika aku memerlukan sandaran, kau merelakan tanganmu terbuka tanpa mengharap kepalanku, lalu kau memberi kenyamanan walau hanya satu helai.

Sudah semestinya jika kau memerlukan tempat bersandar, aku rela bahuku menanggung beban tanpa memohon apapun, lalu aku melantunkan nyanyian yang kau suka, walau terngiang sumbang.
Indah………………………….....

Adakah persahabatan kita memiliki bahasa hati yang hanya dapat disentuh dengan hati.
Janganlah kau berharap Cinta dan Kasih Sayang bila kau tak menanamnya.


Dan janganlah pernah berniat, bila kau sakit hati membalasnya dengan keburukan karena engkaulah terlebih dahulu yang akan merasakan sakitnya.

Lihatlah sejenak sebuah pohon yang rindang dengan buahnya yang ranum di seberangmu, bila kau lempari ia dengan batu, ia akan membalasnya dengan buah
Begitulah! Bila kau lempari aku dengan suasana tak ramah, aku akan membalasnya dengan senyum



Lalu jangan pernah menyentuh hidupku bila kau hanya akan menghancurkan perasaan.
Bersusah payah menundukkanku dengan berbagai cara
Kala rebahku tlah berlabuh dan terdampar, lalu kau abaikan
Dan jangan pernah menatap mataku lebih jauh jika semua yang kau lakukan adalah menipu, hingga tiba dalam satu hal yang paling kejam, membiarkan cinta itu terjadi dan tak terbalas……….
Layaknya sebuah KEMATIAN YANG TERTUNDA.
Lalu, mengutuk Cinta yang sebenarnya indah dan melontarkan pertanyaan syetan
“Kenapa Neraka terbuat dari api, bukankah cinta selain membakar jiwa, akan merobek dan meluluhlantakkan seisi hati hingga binasa!”
Astagfirulloh al’adzim

Saudaraku!!!

Kemarahan hanyalah satu kata yang dekat dengan bahaya.
Tanamkan berbagai pikiran positif
Buah pikiran yang besar membicarakan ide-ide
Buah pikiran yang sedang membicarakan peristiwa-peristiwa
Dan Buah pikiran yang kerdil membicarakan orang-orang.

Lumrah!
Dalam sebuah persahabatan terkadang berakhir dengan Cinta
Dan dalam sebuah percintaan tak selamanya berakhir dengan dengan persahabatan
Satu hal yang pasti!
Bila dihayati dalam setiap persahabatan dan percintaan selalu ada satu kenangan indah dan beberapa duka.
Mereka yang kehilangan uang, kehilangan banyak
Mereka yang kehilangan seorang sahabat, kehilangan lebih banyak
Dan mereka yang kehilangan keyakinan diri dan cinta, kehilangan segalanya.

Pleaze Smile dengan Luapan Kasih Sayang Sahabat!!!!

~ Bilik Sastra~

Selasa, 28 Desember 2010

~ Mutiara Persahabatan ~



Kawan sejati ialah orang yang mencintaimu meskipun
telah mengenalmu dengan sebenar-benarnya yaitu baik dan burukmu


Kegembiraan ibarat semburan pewangi, pabila kita memakainya semua akan dapat merasa keharumannya. Oleh itu berikanlah walau setitik kegembiraan yang anda miliki itu kepada teman anda


Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat –( Khalifah Abdul Malik bin Marwan)


Jagalah dirimu baik-baik, usahakanlah kemuliaannya, karena engkau dipandang manusia bukan karena rupa tetapi kesempurnaan budi dan adab -Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam


Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburnya... Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa memperolehnya kembali?"


Kasih sayang dan kekerasan selalu berperang di hati manusia seperti malapetaka yang berperang di langit malam yang pekat. Tetapi kasih sayang selalu dapat mengalahkan kekerasan. Karena kasih sayang adalah anugerah Tuhan



Bersahabat dekat dengan seseorang itu membutuhkan banyak pengertian, waktu, dan rasa percaya. Dengan semakin dekatnya masa hidup yang tidak pasti, teman-teman adalah harta yang paling berharga



Persahabatan sejati melipatgandakan kebaikan dalam hidup dan memecah-mecah keburukan dalam hidup. Berupayalah memiliki teman, karena hidup tanpa teman ibarat hidup di pulau gersang. Menemukan seorang teman sejati dalam kehidupan ini adalah nasib baik; mempertahankan teman itu adalah berkah



Berbahagialah orang yang berbakat menjalin perhasabatan, karena hal itu merupakan salah satu karunia Tuhan yang terbaik. Menjalin persahabatan meliputi banyak kemampuan, terutama untuk tidak mementingkan diri sendiri dan untuk menghargai keluruhan jiwa serta daya tarik orang lain


Komunikasi antara seseorang dengan temannya memiliki dua efek yang berlawanan;karena menggandakan kegembiraan, dan memotong separuh kesedihan



Berfikir itu cahaya, kelalaian itu kegelapan, kejahilan itu kesesatan dan manusia yang paling hina ialah orang yang menganiaya orang bawahannya



Tak ada seorang pun yang miskin, sekalipun pakaiannya compang-camping dan dompetnya kosong, jika ia tetap memiliki cinta dan pengertian dari seorang teman yang setia.



Harta yang paling menguntungkan ialah SABAR. Teman yang paling akrab adalah AMAL. Pengawal peribadi yang paling waspada DIAM. Bahasa yang paling manis SENYUM. Dan ibadah yang paling indah tentunya KHUSYUK.



Kata- kata yang diucapkan sembarangan dapat mewujudkan perselisihan.
Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan suatu kehidupan.
Kata-kata yang diucapkan pada tempatnya dapat meredakan ketegangan.
Kata-kata yang penuh cinta dapat menyembuhkan dan memberkati



Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik,
mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya



Ketika kau sedih, aku akan mengeringkan air matamu.
Ketika kau gentar, aku akan menghapus ketakutanmu.
Ketika kau cemas, aku akan memberimu harapan.
Jika kau nyaris menyerah, aku akan membantumu bertahan.
Ketika kau tersesat dan tak bisa melihat terang, aku akan menjadi lenteramu bersinar benderang.
Inilah janji yang kuikrarkan sampai akhir.
Kenapa kau mungkin bertanya?
Karena kau sahabatku


***

Cinta...
Kasih Sayang...
Kebahagiaan...
Persaudaraan dan persahabatan...
Tumbuh dari hati yang tulus...




~ Sahabat Salam Persahabatan ya ... ~ *smile always* ~