Selasa, 31 Mei 2011

::: “Saya Minta Maaf “ :::

Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Kenapa berkelahi dan berteriak
Kenapa menangis dan menghina
Kenapa mengeluh dan menderita
Pada saat kita dapat bahagia
Dengan memaafkan diri sendiri dan orang lain?

Ada tiga kata yang berkerja seperti mukjizat yaitu “Saya Minta Maaf “

Banyak perkawinan yang menjadi dingin karena kedua belah pihak tidak mau minta maaf.
Ketika kata “Saya Minta Maaf” itu amat sukar diucapkan
Kebanyakan perkara pengadilan sesungguhnya dapat diselesaikan dengan kata yang Tiga itu.
Bagi orang-orang tertentu ketiga kata itu adalah yang termahal di dunia
Tidak semua teman itu berhati malaikat,
Akan terjadi kesalahpahaman dan perselisihan
Banyak teman akrab berpisah karena kesalahpahaman yang amat kecil. Belajar memaafkan teman dan orang-orang yang melakukan kesalahan pada kita adalah gerbang menuju kebahagiaan.Dan berani mengatakan “Saya Minta Maaf “ adalah sebuah kehormatan dan harga diri , menunjukkan pribadi yang luhur, rendah hati dan terpuji yang didalamnya terdapat kebaikan.
Dan adalah sebuah kehormatan bagi orang-orang yang tidak memperhatikan kesalahan-kesalahan kecil.


Jika pihak yang satu mengira kita yang salah lalu tidak mau meminta maaf, maka akan lebih mulia lagi bila kita mengambil inisiatif untuk meminta maaf

Jika sukar untuk meminta maaf secara pribadi kita dapat melakukannya dengan surat, fax, kiriman bunga, email atau perantara orang ketiga.

Orang tua biasanya payah untuk meminta maaf pada anaknya. Maka kita harus belajar rendah hati dalam hidup dan memberikan contoh kepada generasi mendatang menjadi seorang yang pemaaf


Salah satu upaya agar kita menjadi seorang yang pemaaf adalah dengan mengingat kebaikan-kebaikan orang lain kepada kita, melupakan kebaikan kita kepada orang lain,
Serta memandang jauh kemasa depan akan datangnya “Kematian dan hari perhitungan”


Dengan mengingat “kematian” dan hari “Perhitungan “ kita tidak akan peduli ke hal-hal kecil karena kita sudah disibukkan oleh hal besar yang maha dahsyat yaitu “kematian” dan datangnya hari “perhitungan”. Karena tidak satupun kejadian (sekecil apapun itu) , yang luput dari perhitungan Allah
Hari dimana semua orang harus mempertanggung jawabkan semua perbuatannya.
Hari dimana setiap orang mencari orang-orang yang pernah dizaliminya
Hari dimana setiap orang menuntut keadilan....


Sedangkan bagi seseorang yang pemaaf dia tidak perlu membuang-buang waktu untuk sesuatu yang seharusnya sudah diselesaikan didunia.Melancarkan langkahnya menuju surga Nya Allah.


Seseorang yang pemaaf akan memancarkan cahaya kebaikan , hatinya bersih dan suci , jiwanya bersinar tak ternoda. Dari dalam hatinya terpancar kebeningan jiwa sehingga dia akan menjadi pribadi yang mulia , disenangi dan di hormati

Untuk menguasai kehidupan yang keras dan rumit ini maka kuasailah 3 kata ini “Saya Minta Maaf “

***
Kasih sayang dan kekerasan selalu berperang di hati manusia seperti malapetaka yang berperang di langit malam yang pekat. Tetapi kasih sayang selalu dapat mengalahkan kekerasan. Karena kasih sayang adalah anugerah Ilahi.

Wallahu a’lam bishawwab

~by : Bulan Cahaya~
***

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar