Rabu, 13 Mei 2009

Perjalanan Yang Indah

Pernahkah anda menikmati perjalanan yang indah bersama si buah hati dan anda menikmati disetiap langkahnya mengamati batu, bunga, daun, kambing, ayunan, monyet. Anak-anak mengarungi waktu dengan cara kita sebagai orang dewasa. Buat kita waktu berjalan begitu cepat seolah tanpa henti. Bahkan ada peribahasa, 'berhenti berarti mati' peribahasa menggambarkan orang dewasa hampir tidak mengenal kata berhenti sehinga seringkali kita lupa bagaimana menikmati keindahan yang berada disekeliling kita.

Sementara waktu bagi anak-anak adalah ruang tanpa batas senantiasa baru, menyenangkan dan penuh kejutan. Itulah yang saya lakukan terkadang pagi atau sore, saya suka menikmati perjalanan yang indah bersama Hana. Pernah kami melewati pohon ada seekor monyet yang bergelantungan, Hana mengatakan, 'Ayah, lihat tuh ada temennya ayah..' Mendengar perkataan Hana rasa geli menahan tertawa tak bisa tertahankan.

Perjalanan kami begitu indah. Berkeliling kampung seperti sedang keliling dunia bagi Hana. Bagi Hana setiap tindakan, setiap perilaku hadir dengan keindahan, Kita, orang tua seringkali menatap kehidupan dengan berbagai persepsi yang seringkali kita penuh ketakutan, kekhawatiran dan kecemasan. Alangkah indahnya kita juga menerima keindahan sebagai anak-anak. Dengan demikian kita merasa nyaman dan yakin bahwa keindahan, cinta, kebahagiaan itu memang ada dan nyata sebagai bagian dari rasa syukur kehadirat Alloh SWT.

'Sungguh, bila engkau bersyukur, sungguh akan Kutambah nikmat untuk mu'

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar